Ads
Peristiwa

LP3BH Manokwari Mendapatkan Laporan Dugaan Personi TNI Melakukan Kejahatan Kemanusiaan Kepada Warga Sipil.

mmcnews00
×

LP3BH Manokwari Mendapatkan Laporan Dugaan Personi TNI Melakukan Kejahatan Kemanusiaan Kepada Warga Sipil.

Sebarkan artikel ini
IMG 20260416 WA0036

PB- Transisinewe.com. Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari telah menerima laporan tentang dugaan terjadinya Kejahatan terhadap kemanusiaan (crime against humanity) yang diduga dilakukan oleh personil militer TNI terhadap warga sipil di Kampung Guamo, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan.

LP3BH Manokwari Yan Christian Warinussy menerima laporan tentang jatuhnya korban warga sipil seperti seorang perempuan asli Papua dan Ibu hamil. Diantaranya Para Walia (5), Wundi Kogoya (30), Ekimira Kogoya (47), Inikiwewo Walia (52), Kikungge Walia (55), Deremet Telenggen (55), Pelen Kogoya (65), Tiagen Walia (76), dan Amer Walia (77).

“Para korban diduga mengalami luka tembak akibat serangan udara dengan menggunakan bom yang ditembakkan dari sekitar 4 (empat) unit pesawat helikopter pada Senin (13/4). Berdasarkan amanat pasal 8 dan Pasal 9 dari Undang Undang Republik Indonesia Nomor : 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM),

perbuatan yang diduga telah terjadi di Kabupaten Puncak tersebut merupakan Kejahatan terhadap kemanusiaan (crime against humanity). Sehingga LP3BH Manokwari mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) harus turun.

Kehadiran Komnas HAM diperlukan hadir untuk melakukan pemantauan dan investigasi (penyelidikan) sesuai kewenangannya yang diatur dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor : 39 Tahun 1999 Tentang HAM. Juga Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor : 50 Tahun 1998 Tentang Komnas HAM RI.” kata Warinussy.

Berdasarkan kedua dasar hukum tersebut, sebagai Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, saya mendesak Komnas HAM RI untuk turun dan segera menyelidiki kasus dugaan pelanggaran HAM Berat yang terjadi di Kabupaten Puncak.”Tegas Warinussy