Ads
Polri

Tanam Jagung, Polres Bojonegoro Wujudkan Kemandirian Pangan

syailendraachmad51
×

Tanam Jagung, Polres Bojonegoro Wujudkan Kemandirian Pangan

Sebarkan artikel ini
Img 20250710 wa0086 copy 1040x693

BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III tahun 2025 yang dilaksanakan secara nasional, yang dipusatkan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan diikuti secara virtual oleh jajaran kepolisian daerah di seluruh Indonesia, termasuk Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Rabu (9/7/2025) siang.

Polres Bojonegoro mengikuti kegiatan ini melalui sambungan zoom meeting dari lahan Perhutanan Sosial Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) di Petak 139 RPH Jeblokan, BKPH Clebong, KPH Bojonegoro, yang berada di wilayah Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bojonegoro. Tampak hadir Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kasdim 0813 Mayor Inf Bambang Riyanto, perwakilan Kejaksaan Negeri, Wakapolres, PJU Polres Bojonegoro, pihak Perhutanan Sosial, Perhutani, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Setelah mengikuti arahan dari Kapolri secara daring, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman simbolis biji jagung di lokasi yang telah disiapkan.

Aksi ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal.

Sebagai bentuk dukungan langsung terhadap petani lokal, Kapolres Bojonegoro turut menyerahkan bantuan berupa biji jagung dan pupuk kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Makmur, yang mengelola lahan Perhutanan Sosial di wilayah tersebut. Bantuan diserahkan secara simbolis dan disambut antusias oleh warga yang tergabung dalam program pengelolaan hutan berbasis masyarakat itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *