“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung agenda ketahanan pangan ini. Penanaman jagung ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari langkah nyata menuju kemandirian pangan nasional,” ujar AKBP Afrian di sela kegiatan.
Afrian menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dari seluruh elemen bangsa, termasuk institusi Polri.
Menurutnya, keberadaan aparat di lapangan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan, termasuk di sektor pertanian.
Kapolres juga menyampaikan komitmen Polri dalam mengawal program-program strategis pemerintah, termasuk upaya menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Kami tidak akan surut dalam mendukung setiap agenda nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Penanaman jagung dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih dua hektare milik Perhutanan Sosial KHDPK yang dikelola oleh LMDH Jati Makmur. Diharapkan, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan produksi jagung lokal, tetapi juga memperkuat peran masyarakat desa hutan dalam menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan. (*/sy)













