Aspirasi lain yang cukup menyita perhatian adalah permohonan bantuan dana untuk penyelesaian pembangunan Masjid Al-Mujahidin Dusun Nduri.
Diketahui, pembangunan rumah ibadah tersebut sudah berlangsung cukup lama namun hingga kini belum kunjung rampung (mangkrak).
Warga berharap melalui peran Imam Sholikin sebagai Ketua Komisi D, pemerintah daerah dapat memberikan stimulus anggaran agar masjid tersebut segera bisa digunakan secara maksimal oleh jamaah.
Kegiatan reses ini merupakan bagian dari komitmen Imam Sholikin dalam mengawal wilayah pemilihannya di Dapil V, yang meliputi enam kecamatan (Ngraho, Tambakrejo, Ngambon,Ngasem, Purwosari dan Margomulyo).
Sebagai Ketua Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat (termasuk pendidikan, kesehatan, dan keagamaan), Imam menegaskan bahwa fungsi pengawasan dan penganggaran akan difokuskan untuk memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat di pelosok Bojonegoro.
”Tugas kami di DPRD adalah memastikan suara dari desa seperti Nduri ini sampai ke meja pengambilan kebijakan di kabupaten. Semua usulan, baik fisik maupun bantuan sosial, akan kami kawal secara bertahap,” pungkasnya.(red/sy)













