BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Guna memitigasi risiko penyimpangan anggaran di tingkat desa, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro membekali aparatur pemerintah desa dengan pemahaman hukum melalui penyuluhan pencegahan tindak pidana korupsi.
Kegiatan yang digelar di Balai Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, pada Selasa (21/4) ini difokuskan pada penguatan tata kelola keuangan desa agar selaras dengan regulasi yang berlaku.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Kedungadem, Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta seluruh kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Kedungadem.
Mewakili Camat Kedungadem, Kasi Pemerintahan (Kasipem) Arifin menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBDes.
Ia juga menyoroti kasus hukum yang sempat terjadi di wilayahnya sebagai pengingat bagi desa-desa lain.
“Kejadian di masa lalu, termasuk yang di Desa Drokilo, hendaknya menjadi pelajaran bersama agar tidak terulang di desa lain. Kami berharap ke depan tidak ada lagi prasangka negatif di masyarakat akibat pengelolaan yang kurang tepat,” tegas Arifin.
Sementara itu, Bripda Andri Saktiyono, S.Sos., yang mewakili Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, menjelaskan bahwa penyuluhan ini merupakan langkah preventif rutin.
Bripda Andri menyebut Polri mengedepankan pengembalian kerugian negara sebagai upaya penyelesaian awal sebelum masuk ke proses hukum.
“Jika kerugian negara dapat dikembalikan, maka itu menjadi upaya penyelesaian awal. Namun apabila tidak, maka akan dilanjutkan ke proses hukum,” jelasnya.
Andri juga mengingatkan agar Kepala Desa tidak bekerja sendiri dan wajib melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) secara maksimal.
Menurutnya, kegagalan koordinasi seringkali menjadi pemicu munculnya laporan atau aduan masyarakat yang bisa berujung pada masalah hukum.
“Timlak harus diberikan kepercayaan penuh karena mereka yang mengetahui kondisi riil di lapangan. Kepala desa tidak boleh mengambil alih seluruh pelaksanaan kegiatan tanpa melibatkan mereka secara maksimal,” pungkasnya.(red)













