Ads
Investigasi

Dugaan Makanan Basi dalam Program MBG Desa Bates, Blega, Tuai Sorotan Tajam

syailendraachmad51
×

Dugaan Makanan Basi dalam Program MBG Desa Bates, Blega, Tuai Sorotan Tajam

Sebarkan artikel ini
IMG 20251204 WA0081

BANGKALAN||TRANSISINEWS– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Bates, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kembali menuai kontroversi. Pada Selasa (2/12/2025), siswa SDN Lomaer 1 Blega menerima menu nasi goreng (NasGor) yang diduga telah basi dan tidak layak konsumsi.

Kejadian ini memicu protes dari wali murid dan guru, yang khawatir akan kesehatan siswa. Salah satu guru SDN Lomaer 1 Blega menyatakan bahwa makanan tersebut memiliki aroma tidak sedap dan berpotensi risiko kesehatan bagi siswa.

Salah seorang guru memberikan informasi kepada awak media transisinews.com, bahwa insiden ini terjadi pada hari Selasa (2/12/2025). Ketika seorang guru SDN Lomaer 1 Blega, pembagian paket makanan berlangsung kepada siswa, guru tersebut mencium aroma tidak sedap dari nasi goreng (NasGor) di dalam kotak makan serta menduga kuat, makanan tersebut merupakan sisa masakan atau sudah basi.

Karena makanan berpotensi risiko kesehatan bagi siswa. Kemudian guru yang bersangkutan langsung menarik kembali seluruh paket nasgor yang sudah sedang dibagikan.

“Dengan langkah cepat demi keselamatan Murid, Seorang Guru mengambil untuk mencegah adanya siswa mengonsumsi makanan basi tersebut, mengingat sebelumnya telah terjadi beberapa kasus keracunan MBG di Bangkalan dan wilayah lain di Jawa Timur,” katanya. Kamis (04/12/2025).

Menanggapi hal tersebut salah satu Wali murid yang tak ingin namanya disebut juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas makanan yang disediakan melalui program MBG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *