Manokwari- Transisinews.com. Kuasa Hukum Yan Christian Warinussy mengatakan kepada wartawan selasa 12 mei 2026 bahwa Klien kami Terdakwa Louela Riska Warikar (LRW) alias Ella meminta, kepada Majelis Hakim agar dirinya dihukum seringan-ringannya atau dibebaskan
Hal itu disampaikan saat Terdakwa Ella Warikar membacakan Nota Pembelaan (Pledoi) dalam lanjutan Sidang Selasa (12/5) di Ruang Sari Pengadilan Negeri Manokwari Kelas I A. Ella Warikar mengatakan alasan dirinya meminta dibebaskan atau dihukum seringan- ringannya, karena dirinya saat ini sebagai Ibu Tunggal bagi 3 (orang) anaknya yang masih kecil. “Saya juga memiliki 2 (dua) orang anak angkat yang saya asuh”,
“urai Terdakwa LRW di dalam nota pembelaannya yang dibacakan sendiri di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Hakim Willem Depondoye, SH. Terdakwa LRW juga berjanji tidak akan melakukan dan tidak akan mengulangi perbuatannya atau tidak akan melakukan perbuatan melawan hukum lainnya. Oleh sebab itu, Terdakwa LRW memohon agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Manokwari dapat menjatuhkan pidana yang seringan-ringannya atau membebaskan Terdakwa LRW dari sisi kemanusiaan.” Kata Kuasa Hukum Senior.
Sementara itu, Penasihat Hukum Terdakwa LRW, Advokat Yan Christian Warinussy dalam nota pembelaannya mengurai fakta persidangan perkara Terdakwa LRW yang nyata, ternyata hanya terbukti pada satu pasal dakwaan saja. Penasihat Hukum (PH) Terdakwa Ella Warikar menyatakan bahwa dari fakta persidangan yang ada, Terdakwa Ella Warikar sama sekali tidak terbukti melakukan komunikasi baik melalui chat WhatsApp maupun telepon dengan Saksi Hermus Indow (Bupati Manokwari).
Alasan Penasihat Hukum, karena tidak terdapat bukti rekaman digital yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke depan persidangan Yang Mulia ini. “Bahkan handphone yang diduga milik Terdakwa LRW, yaitu handphone merek Samsung S22 Ultra warna ungu dengan nama model SM-S908E/DS dan nomor serial RRCT303KD8Y dengan nomor SIM Card 0813-4329-7606 dengan IMEI (slot 1) 353274170215820 dan IMEI (Slot 2) 355770370215823 saat ini dalam keadaan terkunci dan tidak bisa dibuka.













