BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mematangkan sejumlah rencana strategis untuk mempercantik tata kota dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Fokus pembangunan tahun ini mencakup rehabilitasi Alun-Alun, revitalisasi Pasar Kota, optimalisasi Taman Rajekwesi, hingga pembangunan taman di wilayah perbatasan.
Titik-titik sentral tersebut diproyeksikan menjadi wajah baru Bojonegoro yang lebih inklusif, modern, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Bappeda Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan, menjelaskan bahwa proyek-proyek ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menyeimbangkan estetika kota dengan kebutuhan ekonomi.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal keindahan, tetapi juga tentang kenyamanan publik dan ruang bagi ekonomi lokal.
”Perencanaan ini utamanya harus memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat sebagai upaya mewujudkan ikon baru yang modern namun tetap ramah,” ujar Achmad Gunawan, Selasa (6/1/2026).
Sejauh ini, beberapa proyek besar telah menunjukkan perkembangan signifikan. Rehabilitasi Alun-Alun Kota telah memasuki tahap Detailed Engineering Design (DED) pada Oktober 2025.
Sementara itu, rencana rehabilitasi Pasar Kota dan penataan Taman Rajekwesi telah menyelesaikan tahap masterplan pada November 2025.













