Untuk gerbang wilayah atau taman perbatasan, Gunawan menyebutkan saat ini tengah dalam tahap revisi dokumen perencanaan.
“Diproyeksikan akhir Januari 2026 mulai pekerjaan fisik dengan target tiga bulan rampung,” tambahnya.
Salah satu poin paling menarik dalam rencana strategis ini adalah transformasi Pasar Kota menjadi bangunan multifungsi tiga lantai.
Selain sebagai pusat perdagangan, lantai tiga gedung tersebut diproyeksikan sebagai sarana olahraga dan kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro.
Langkah transformasi ini diambil setelah melalui proses dialog dan mufakat dengan para pedagang pasar yang telah dilaksanakan pada Agustus 2025 lalu.
Dengan konsep multifungsi, Pemkab berharap Pasar Kota tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi pusat aktivitas positif bagi masyarakat dan atlet lokal.
Melalui integrasi antara penataan tata kota dan penguatan fasilitas ekonomi, Pemkab Bojonegoro optimis dapat mewujudkan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.(red)













