BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Momentum kebangkitan ekonomi kreatif berbasis pesantren dan penguatan literasi usaha mikro di Bumi Angling Dharma kian menggeliat.
Mewakili Bupati Bojonegoro, Wakil Bupati Nurul Azizah secara resmi membuka helatan akbar Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid 2026 yang dipusatkan di halaman Pondok Pesantren Al-Rosyid, Dander, Bojonegoro, Sabtu (20/06/2026).
Ajang tahunan yang memadukan syiar keagamaan dan pameran produk lokal ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras Pemkab Bojonegoro.
Tampak mendampingi Wabup, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Zaenal Fanani, jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, serta Kabag Kesra Setda Bojonegoro.
Turut hadir tokoh-tokoh penting seperti Ketua Baznas Bojonegoro Wakhid Priyono, Ketua IKASA HR. Ghozali, Forkopimcam Dander, serta sejumlah pengasuh pondok pesantren mitra seperti KH. Muhajir Chozin (Ponpes Al-Kuzi), KH. Bardam Abd. Nasir (Ponpes Al-Munawwar), dan KH. Ainur Rofiq (Ponpes Al Aziz).
Dalam sambutannya, Nurul Azizah menyampaikan permohonan maaf sekaligus salam takzim dari Bupati Bojonegoro yang berhalangan hadir secara fisik lantaran harus menunaikan tugas kedinasan menerima penghargaan nasional di Yogyakarta.
Tidak sekadar membuka seremonial, Nurul Azizah langsung mengambil langkah taktis di lapangan.
Guna memastikan dampak konkret bagi ribuan santri dan warga sekitar, ia menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang hadir untuk langsung menerjunkan program pelayanan publik di area expo.
“Seharusnya yang hadir pada kesempatan ini adalah Bapak Bupati Bojonegoro. Namun karena masih mengikuti proses penerimaan penghargaan di Yogyakarta, beliau tidak dapat hadir dan menyampaikan salam kepada seluruh masyarakat serta keluarga besar Pondok Pesantren Al-Rosyid,” ujar Nurul Azizah.
Menurutnya, Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid merupakan kegiatan yang patut diapresiasi karena tidak hanya menjadi sarana hiburan dan syiar keagamaan, tetapi juga membuka ruang promosi dan pengembangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Bojonegoro.
“Expo seperti ini sangat positif karena memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang. Kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi lokal,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Nurul Azizah juga langsung mengarahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir untuk bersinergi mendukung suksesnya rangkaian Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid 2026.
Dari sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro akan melaksanakan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi ribuan santri Pondok Pesantren Al-Rosyid.
Selain itu, Dinkes juga menyiapkan layanan ambulans beserta petugas kesehatan selama kegiatan berlangsung setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga acara selesai.













