Ads
Pemerintahan

Cetak Generasi Emas, Pemkab Bojonegoro Gandeng Arumi Bachsin Sukseskan Gerakan 7 Kebiasaan dan Program Gayatri

syailendraachmad51
×

Cetak Generasi Emas, Pemkab Bojonegoro Gandeng Arumi Bachsin Sukseskan Gerakan 7 Kebiasaan dan Program Gayatri

Sebarkan artikel ini
IMG 20260620 WA0129

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menancapkan komitmen kuat dalam mencetak embrio generasi masa depan yang sehat, cerdas, gizi seimbang, dan berkarakter mulia. Langkah konkret ini diakselerasikan lewat helatan massal Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dikawinkan dengan Program Sarapan Telur Gayatri (Gerakan Ayam Petelur Mandiri), Kamis (18/6/2026).

​Acara yang dipusatkan di Lapangan Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro tersebut berlangsung sangat meriah dan semarak.

​Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, jajaran pejabat teras Pemkab Bojonegoro, Dinas Pendidikan, serta ribuan guru PAUD, TK, dan wali murid.

​Sedikitnya 2.000 anak usia dini memadati area lapangan untuk ambil bagian dalam gerakan kolosal ini. Delegasi cilik tersebut terdiri dari 850 siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan 1.150 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar di wilayah administrasi Kecamatan Kepohbaru.

​Secara regulasi, program ini merupakan pengejawantahan dari Surat Edaran Bersama tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Agama terkait Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

​Aksi lapangan ini juga merujuk pada implementasi SE Kemendikdasmen Nomor 14 Tahun 2025 tentang optimalisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang diintegrasikan secara presisi dengan program prioritas lokal Bojonegoro, yaitu Gayatri.

Melalui strategi ini, pemkab membidik dua target sekaligus: intervensi kecukupan gizi hewani dan internalisasi moralitas sejak dini.

​Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menggarisbawahi bahwa inovasi Gayatri telah teruji memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan angka tengkes (stunting) melalui pemenuhan gizi mikro anak.

​”Lewat kolaborasi Gerakan 7 Kebiasaan dan asupan telur Gayatri, kita sedang membangun fondasi anak-anak Bojonegoro yang tangguh, disiplin, dan berkarakter kuat. Keberhasilan program berkelanjutan ini mutlak memerlukan keterlibatan aktif orang tua di rumah agar pembiasaan baik ini menjadi kultur harian,” ungkap Cantika Wahono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *