Sementara itu, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro akan menggelar operasi pasar murah di lokasi kegiatan dengan menyediakan beras SPHP dan Minyakita guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dukungan juga datang dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro yang akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah selama pelaksanaan expo.
Tidak hanya itu, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Bojonegoro juga akan berupaya memberikan dukungan terhadap pelaksanaan acara Balada, yang menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid 2026.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Rosyid, KH. Alamul Huda Masyhur, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Expo dan Pasar Murah 2026 merupakan bentuk ikhtiar pesantren untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.
“Situasi ekonomi yang seperti ini kami tetap berikhtiar bagaimana Pondok Pesantren Al-Rosyid dan seluruh siswa-siswi keluarga besar Pondok Al-Rosyid tetap mengabdi, tetap memberikan apresiasi, dan tetap peduli terhadap masyarakat yang ada,” ujarnya.
Menurutnya, kesuksesan tidak dapat diraih hanya dengan mimpi, angan-angan, maupun konsep semata.
Diperlukan tekad yang kuat dan semangat yang membara untuk mewujudkan tujuan yang baik, termasuk dalam upaya membangkitkan perekonomian masyarakat.
“Kesuksesan itu tidak bisa diraih hanya dengan mimpi. Kesuksesan itu tidak bisa diraih hanya dengan angan-angan atau dengan konsep saja, tetapi tekad yang kita harapkan. Semangat yang membara dengan tujuan yang baik ini sangat dibutuhkan saat ini untuk bangkitnya ekonomi dan bangkitnya kepribadian yang ada pada kita,” kata KH. Alamul Huda Masyhur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir, termasuk Wakil Bupati Bojonegoro beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Selain itu, KH. Alamul Huda Masyhur mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid. Hingga pembukaan kegiatan, sekitar 90 lapak yang disediakan panitia telah terisi penuh oleh para peserta dan pelaku usaha.
“Hari ini lapak yang ada sekitar 90 sudah selesai semua. Selama enam hari kami berada di sini untuk mengadakan expo dan pasar murah. Memang ini sulit, memang ini payah, tetapi kami bertekad dan berikhtiar. Selagi kita berusaha, siapa yang sungguh-sungguh pasti dapat,” tuturnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid 2026 membawa keberkahan serta kemajuan bagi pesantren, masyarakat, dan pelaku usaha yang terlibat.
“Tentunya kami mohon doa dengan ikhtiar kami ini, mudah-mudahan membawa keberkahan dan kemajuan buat Pondok Pesantren Al-Rosyid secara menyeluruh dan lingkungan yang ada di sekitar kita,” pungkasnya.
Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid 2026 berlangsung hingga 25 Juni 2026 dengan berbagai kegiatan keagamaan, seni, hiburan, pasar murah, serta program sosial yang terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya masuk.(red)













