Ads
InvestigasiPemerintahanRagam

Kupas Tuntas Pelayanan Publik, Audiensi MCS Soroti Transparansi Sektor Kesehatan Sampang

syailendraachmad51
×

Kupas Tuntas Pelayanan Publik, Audiensi MCS Soroti Transparansi Sektor Kesehatan Sampang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260619 WA0215 copy 2040x1530

SAMPANG||TRANSISINEWS – Guna membedah kualitas pelayanan publik dan memperkuat pengawasan di sektor kesehatan, jajaran pengurus Media Center Sampang (MCS) melanjutkan safari pergerakannya dengan menyambangi kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan yang dipusatkan di Aula Dinkes KB ini menjadi forum strategis untuk mengurai berbagai tantangan serta hambatan pelayanan medis di wilayah setempat.

​Langkah ini merupakan kelanjutan dari rangkaian komunikasi publik MCS yang sebelumnya telah berdialog intensif dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, hingga Diskominfo Sampang.

​Ketua MCS, Fathor Rahman, S.Sos., yang karib disapa Mamang, menegaskan posisi tawar instansinya sebagai wadah informasi yang kredibel dan mencerdaskan.

Dengan mengawinkan peran jurnalis dan lembaga swadaya masyarakat, MCS berkomitmen menjaga muruah independensi, sembari membuka pintu koordinasi yang luas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk komparasi data bidang hukum dan pengaduan masyarakat di Dinkes KB.

​“Sinergi kelembagaan ini sangat penting, namun kami garis bawahi bahwa MCS tidak akan menggadaikan idealisme dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta edukasi publik,” tegas Mamang di hadapan forum.

​Ia merinci, jurnalis MCS bergerak sebagai instrumen penyebaran informasi resmi dan pengawal kebijakan lewat investigasi lapangan.

Sementara sayap swadaya masyarakat bertindak sebagai mitra kritis yang menyuarakan keluhan pelayanan warga berbasis data empiris.

​Geliat kontrol sosial yang dibawa gerbong MCS mendapat respons positif dari Plt. Kepala Dinkes KB Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini.

Pihaknya mengapresiasi masukan konstruktif tersebut sekaligus menepis pandangan miring yang kerap menyasar kerja-kerja pers dan aktivis di daerah.

​“Lewat komunikasi dua arah bersama MCS, kami melihat potret mitra kerja yang esensial untuk mengawal akselerasi pembenahan sektor kesehatan, baik dari aspek reformasi administrasi pelayanan di puskesmas maupun standardisasi sarana prasarana medis,” papar dr. Lusi.

​Dalam audiensi tersebut, Plt. Kepala Dinas didampingi oleh jajaran pejabat teras, mulai dari Sekretaris Dinkes dr. Titin Hamidah, M.Kes., hingga para Kepala Bidang (Kabid) teknis.

Kedua belah pihak menyepakati bahwa keterbukaan informasi publik, penanganan cepat terhadap aduan masyarakat, serta sikap adaptif terhadap kritik objektif adalah indikator utama untuk mendongkrak indeks kepuasan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang.

​Melalui agenda dengar pendapat secara berkala ini, tata kelola program jaminan kesehatan diharapkan mampu mendorong asas transparansi dan akuntabilitas.

Sinergi ini diproyeksikan memperkuat sistem deteksi dini terhadap sumbatan pelayanan, sehingga akses kesehatan yang diterima masyarakat Sampang menjadi lebih optimal, merata, dan tepat sasaran. (tss)