”Ramadan adalah momen langka yang datang setahun sekali. Sudah sepatutnya kita memanfaatkannya dengan memperbanyak amal kebaikan dan sedekah. Ingatlah bahwa setiap amal baik yang kita kerjakan di bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT,” tuturnya di hadapan para anggota.
Lebih lanjut, ia memberikan pesan menyentuh mengenai pentingnya menjaga perilaku dan mawas diri.
Menurutnya, selain pahala yang melimpah, setiap tindakan juga memiliki konsekuensi moral yang besar di hadapan Sang Pencipta.
”Mari kita jaga semangat ibadah kita, makmurkan masjid dengan tarawih dan amalan lainnya. Kita semua berharap diberikan kesehatan dan umur panjang agar senantiasa dipertemukan dengan Ramadan di tahun-tahun mendatang dalam keadaan yang lebih baik,” imbuh Bambang.
Menjelang waktu berbuka, suasana musyawarah yang serius berubah menjadi penuh kehangatan.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama, memohon hidayah serta ampunan di bulan yang penuh maghfirah ini.
”Semoga pertemuan sore hari ini membawa manfaat nyata bagi kita semua. Harapan kami, hingga penghujung Ramadan nanti, kita semua berhasil meraih ampunan dan kembali fitrah,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan buka puasa bersama, yang mempertegas komitmen PJI Bojonegoro untuk tetap solid, baik dalam menjalankan tugas profesi maupun dalam menjaga hubungan sosial keagamaan.(sy)













