BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) di Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, menyuguhkan fenomena menarik.
Dalam pemilihan yang berlangsung di balai desa setempat, Selasa (21/4/2026), pasangan suami istri saling berhadapan untuk memperebutkan kursi kepemimpinan desa.
Berdasarkan penetapan panitia, terdapat dua calon yang berkompetisi, yakni Kholik pada nomor urut 1 dan istrinya, Muzdalifah Abidah, pada nomor urut 2.
Meski berlangsung di tengah iklim kompetisi keluarga, seluruh tahapan pemilihan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Hasil penghitungan suara menunjukkan keunggulan mutlak bagi sang suami. Kholik (nomor urut 1) berhasil meraup 662 suara, sementara Muzdalifah Abidah (nomor urut 2) mendapatkan 56 suara.
Tercatat ada 13 suara tidak sah dari total keseluruhan 731 pemilih yang menggunakan hak suaranya.
Ketua Panitia Pilkades PAW Bungur, Supardi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut.
Senada, Camat Kanor, Faisol Ahmadi, mengapresiasi partisipasi warga yang tetap menjaga ketertiban meski suhu politik di lokasi sempat terasa hangat.
”Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar. Harapannya, calon terpilih mampu mengayomi warga, menjadikan desa lebih mandiri, dan memberikan pelayanan terbaik,” ujar Faisol Ahmadi.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Bungur, Hariyanto, memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan warga desa.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat merupakan indikator penting dalam menjaga legitimasi kepemimpinan desa yang baru.
Sementara itu, Kholik sebagai calon terpilih menyatakan perasaan harunya atas kepercayaan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa jabatan ini merupakan amanah besar yang memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
”Kami akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan baik dari mantan Kades maupun Pj Kades sebelumnya. Sesuai motto desa, kami ingin mewujudkan Bungur yang guyub, rukun, adil, dan makmur,” tegas Kholik.(red/mstr)













