BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Cadangan beras pemerintah nasional menunjukkan tren positif dengan total stok mencapai 4,9 juta ton, angka tertinggi dalam sejarah.
Provinsi Jawa Timur menjadi kontributor utama dengan ketersediaan sekitar 1,2 juta ton. Kondisi ini diikuti oleh penuhnya kapasitas gudang hingga mengharuskan penambahan ruang penyimpanan sebagai indikator meningkatnya produksi pangan nasional.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said, mengungkapkan bahwa pihaknya turut berperan strategis dalam menopang stok di tingkat provinsi.
Saat ini, Bulog Cabang Bojonegoro mengelola stok sekitar 60 ribu ton beras yang mencakup wilayah kerja Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
“Peran Cabang Bojonegoro secara stok di gudang sendiri saat ini ada 60 ribu ton yang mencakup tiga wilayah tersebut,” ujar Umar Said, Selasa (21/4).
Ia memastikan kondisi kapasitas penyimpanan di wilayahnya masih dalam kategori aman.













