Sulut-Transisinews.com. Sadis Penindakan pihak APH Sulawesi Utara dan Kususnya Polres Minut, terkait Mafia BBM Jenis BIO Solar bersubsidi diduga tidak mampu berantas dan pidanakan oknum Mafia yang sudah jelas- jelas terlibat melakukan praktek ilegal.
Ironisnya beberapa waktu lalu investigasi awak media menemukan salah satu gudang penimbunan BBM Solar Bersubsidi di wilayah Kema l Jaga 8, Kabupaten Minahasa Utara (minut) Sulawesi Utara (Sulut) milik seorang bos Gede yang diduga berinisial FR alias Frenly.
Didalam gudang penimbunan BBM solar bersubsidi telah ditemukan beberapa penampungan tandom yang berisi puluhan ton Solar bersubsidi, siap disuplay ke Perusahan Pertambangan Emas.
Dan empat Unit Mobil tangki bertulisan Transportir dengan berpelat Nomor Polisi, DB 8158 CF. DB 8989 CF. DB 8863 XC. DB 8951 CH. Siap mengakut BBM solar bersubsidi. Di dalam gudang penimbunan.
Demikian di ketahui Gudang Penimbunan tersebut dugaan Sudah perna Dipolislaine oleh pihak APH yang Ada di wilayah ini, dengan masalah yang sama, tapi disayangkan bahwa saat ini gudang masih saja aktif beroperasi dan menemukan Solar ilegal serta Empat Unit Mobil Tangki 8 KL.
Oknum mafia FR terduga pemilik gudang tersebut diketahui Kebal hukum, dan pihak APH sulit melakukan penangkapan terhadap dirinya, ada apa?? Siapa sosok Fernly ini kenapa tidak bisa di pidanakan.
Frenly yang diketahui pemain BBM Ilegal bersubsidi terbesar di Sulawesi Utara diduga mempunyai kaki tangan, dari Kota Bitung. Minahasa Utara. Manado dan Beberapa Kota yang ada di Sulut.













