Surabaya, Transisinews.com — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBTB menggelar kegiatan pendampingan bagi mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan di Balai RW Tuwowo, Kapasmadya Baru, Tambaksari, Surabaya, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui evaluasi usaha sekaligus pendampingan langsung di lapangan. Para peserta berasal dari berbagai sektor usaha, seperti kuliner hingga perdagangan kebutuhan sehari-hari.
Selain pendampingan, YBM PLN UIP JBTB juga menyalurkan bantuan sembako kepada para pelaku usaha sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan usaha mereka di tengah tantangan ekonomi.
Dalam sesi diskusi, sejumlah pelaku UMKM menyampaikan perkembangan dan kendala usaha yang mereka hadapi. Asmanto, misalnya, tengah merintis kembali usaha lumpia dengan sistem kulakan setelah sempat berhenti berjualan selama tiga bulan. Ia mengaku keuntungan yang diperoleh masih terbatas sehingga membutuhkan strategi pengembangan usaha.
Pelaku usaha lainnya, Heri, telah menjalankan usaha kopi, nasi bungkus, dan kue buatan sendiri selama lebih dari satu tahun. Usahanya berjalan relatif stabil dengan jam operasional dari pagi hingga sore hari.













