Surabaya, Transisinews.com-25 – 19 Desember 2025 — Dalam rangka memastikan keandalan layanan ritel pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PLN Icon Plus menggelar Apel Siaga Penjualan Ritel secara serentak di seluruh Strategic Business Unit (SBU) di Indonesia. Di wilayah Jawa Timur, kegiatan ini dilaksanakan oleh PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas dan ekspektasi pelanggan pada momentum akhir tahun.
Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, bersama Direktur Operasi PLN Icon Plus, M. Soffin Hadi secara virtual. Kehadiran jajaran direksi ini menegaskan penguatan koordinasi nasional sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan ritel yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, menyampaikan bahwa periode Natal dan Tahun Baru merupakan fase krusial yang menuntut kesiapan layanan secara menyeluruh. Menurutnya, apel siaga ini menjadi instrumen strategis untuk memastikan seluruh lini terdepan perusahaan hadir dengan kesiapan optimal. “Momentum Natal dan Tahun Baru selalu diiringi ekspektasi layanan yang lebih tinggi dari pelanggan. Apel Siaga Penjualan Ritel ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan upaya strategis untuk memastikan kesiapan frontliner, kecepatan respons, serta konsistensi kualitas layanan. Fokus kami adalah menghadirkan layanan ritel yang andal, mudah diakses, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujar Joice.
Di Jawa Timur, kesiapan layanan difokuskan pada penguatan sumber daya manusia, material, serta sarana dan prasarana pendukung. PLN Icon Plus menyiagakan 24 personel tim penjualan ritel yang terdiri atas 9 Account Executive Penjualan yang tersebar di Surabaya, Malang, Madiun, dan Jember, 4 Account Manager dan Officer Manager di Surabaya, 9 personel Tim Collection, serta 2 petugas Tim Validasi. Seluruh tim tersebut didukung armada operasional berupa 9 unit kendaraan roda empat dan 4 unit sepeda motor guna menunjang mobilitas dan efektivitas layanan di lapangan.
Kesiapan ini juga diperkuat melalui pembentukan Tim Aktivasi Ritel Siaga yang berperan dalam mendukung percepatan pemasangan dan aktivasi layanan pelanggan. Tim tersebut terdiri atas 3 personel Pengawas Teknis Lapangan serta 30 tim mitra aktivasi ritel dengan total 60 petugas, yang didukung 30 unit sepeda motor.













