Ads
Nasional

Sambut Momentum Idul Adha, PLN UIP JBTB Gencarkan Sosialisasi Awal Pembangunan SUTT 150 kV Batu Marmar – Bangkalan demi Perkuat Keandalan Listrik Madura

maksum.afnani1973
×

Sambut Momentum Idul Adha, PLN UIP JBTB Gencarkan Sosialisasi Awal Pembangunan SUTT 150 kV Batu Marmar – Bangkalan demi Perkuat Keandalan Listrik Madura

Sebarkan artikel ini
IMG 20260531 WA0025

BANGKALAN, TRANSISINEWS  – 18 Mei 2026 – Menyambut momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan di Pulau Madura. Langkah strategis ini diawali dengan menggelar Sosialisasi Awal Rencana Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan Jalur Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Batu Marmar – Bangkalan.

Kegiatan sosialisasi awal ini dihadiri oleh jajaran manajemen PLN UIP JBTB, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta warga pemilik lahan yang berada di jalur rencana pembangunan. Langkah preventif dan persuasif ini sengaja dilakukan lebih awal untuk menyamakan persepsi, memberikan transparansi informasi, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat demi kelancaran proyek strategis nasional ini.

General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan bahwa kebutuhan konsumsi listrik di Pulau Madura terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Adha, di mana aktivitas masyarakat dan sektor UMKM meningkat tajam. Pembangunan SUTT 150 kV Batu Marmarar – Bangkalan menjadi solusi jangka panjang yang sangat krusial.

“Momentum Idul Adha selalu menjadi pengingat bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik dan pengorbanan yang tulus dalam menerangi negeri. Melalui sosialisasi awal SUTT 150 kV Batu Marmar – Bangkalan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang utuh mengenai pentingnya infrastruktur ini. Jalur transmisi ini nantinya akan memperkuat keandalan pasokan listrik, memitigasi risiko gangguan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Madura, khususnya di wilayah Bangkalan dan Pamekasan,” ujar Hendro Prasetyawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *