Ads
Peristiwa

LP3BH Manokwari, Warinussy: Prihatin Peristiwa Banjer Bandang Di Distrik Catubouw.

mmcnews00
×

LP3BH Manokwari, Warinussy: Prihatin Peristiwa Banjer Bandang Di Distrik Catubouw.

Sebarkan artikel ini
Img 20250522 wa0024

Papua Barat- Transisinews.com. Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy menyampaikan keprihatinan atas peristiwa banjir bandang dan bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat belum lama ini dan menelan korban belasan jiwa.

“Menurut data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (Basarnas) Kabupaten Manokwari, awalnya dinyatakan 19 jiwa diduga hilang. Namun berdasarkan hasil pencarian yang dikoordinir oleh Basarnas Kabupaten Manokwari dan Polres Pegunungan Arfak, pada Kamis (22/5) diinformasikan sekitar 15 orang korban hilang telah ditemukan jasadnya. Berarti masih tersisa 4 (empat) korban lain yang belum ditemukan.

Menurut Keterangan Resmi Warinussy Bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut diperkirakan sementara akibat kegiatan penambangan emas tanpa ijin (PETI) yang marak terjadi di kawasan Daerah aliran Sungai (DAS) yang pula mencakup wilayah Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak tersebut. Oleh sebab itu, atas nama pemerhati lingkungan hidup menjelang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-51 tahun, tanggal 5 Juni 2025 mendatang,

Desaknya Warinussy kepada pemangku kepentingan (stakeholder) di Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat untuk segera “menghentikan” kegiatan PETI di sepanjang DAS Kali Meyof dan pula Kali Wasirawi maupun Kali Wariori. Perserikatan Bangsa Bangsa (the United Nation/UN) menempatkan peringatan Hari Lingkungan Sedunia sebagai isu penting yang digunakan untuk meningkatkan kesadaran kesadaran tentang lingkungan serta mendorong perhatian dan tindakan politik di tingkat global (dunia).

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-51 ini dipandang sebagai kesempatan bagi semua orang termasuk masyarakat adat dan pemerintah daerah di Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat untuk menjadi bagian aksi global dalam menyuarakan proteksi terhadap planet bumi,”Tegas Warinussy

pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan dan gaya hidup yang ramah lingkungan. LP3BH Manokwari akan senantiasa mengkawal segenap upaya pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan bagi keabadian kehidupan sosial kemasyarakatan di Tanah Papua, khususnya di wilayah Kabupaten Manokwari dan sekitarnya, termasuk wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak.” Tutup Warinussy