Ads
PemerintahanRegional

SPSI Bojonegoro: Terima Kasih Pemkab, BLT DBHCHT Tahun Ini Lebih Adil dan Merata

syailendraachmad51
×

SPSI Bojonegoro: Terima Kasih Pemkab, BLT DBHCHT Tahun Ini Lebih Adil dan Merata

Sebarkan artikel ini
IMG 20260520 WA0021

BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro menggelar penyerahan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026.

​Acara yang dipusatkan di Aula Lantai 2 PT Kareb Alam Sejahtera, Jalan Raya Dander No. 45, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander ini, ditujukan khusus bagi para buruh pabrik rokok di wilayah setempat. Rabu (20/05/2026).

​Langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam mencairkan bantuan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, salah satunya dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bojonegoro.

​Ketua SPSI Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati, S.Kom., mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya yang mendalam kepada jajaran Pemkab Bojonegoro, khususnya Dinas Sosial, atas respons cepat dalam penyaluran hak para buruh tersebut.

​”Saya selaku perwakilan Serikat berterima kasih sekali kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, terutama Bu Nurul Azizah Wakil Bupati Bojonegoro dan Dinsos, karena pencairan BLT ini sangat cepat. Bojonegoro menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang cair pertama kali, baik untuk lintas wilayah maupun internal kabupaten,” ujar Anis dengan nada optimis.

​Hal ini menjadi catatan prestasi tersendiri. Pasalnya, menurut Anis, pada tahun-tahun sebelumnya proses pencairan BLT DBHCHT di Bojonegoro kerap terealisasi di akhir tahun.

Namun pada tahun anggaran 2026 ini, Bojonegoro justru berhasil menjadi pionir kelancaran administrasi di awal tahun dibanding kabupaten lain.

​Selain faktor kecepatan, SPSI juga menyoroti sistem regulasi penyaluran tahun ini yang dinilai jauh lebih merata dan berkeadilan bagi seluruh buruh pabrik rokok.

​Meski secara nominal per individu mengalami penyesuaian dibanding tahun lalu, yakni sebesar Rp875.000, sistem kali ini memastikan tidak ada buruh yang gigit jari atau terlewatkan.

​”Walaupun nominalnya berbeda dari tahun kemarin, tetapi tahun ini Alhamdulillah semuanya dapat. Tahun lalu ada ratusan pekerja yang memang tidak dapat, walau nominalnya Rp1.800.000 tapi tidak merata. Kalau tahun ini merata Rp875.000, semuanya dapat. Alhamdulillah,” jelasnya terperinci.

​Keberhasilan penyaluran yang cepat dan tepat sasaran ini dinilai sebagai buah dari komunikasi serta sinergi yang sehat antara pihak korporasi, serikat pekerja, dan jajaran eksekutif daerah.

​”Terima kasih sekali lagi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang diwakili oleh Ibu Nurul selaku Wakil Bupati. Terima kasih kepada Pak Bupati, dan Kepala Dinsos, karena kerja sama kami dari pihak perusahaan, Serikat, maupun pemerintah berjalan dengan sangat baik. Tanggapannya luar biasa. Terima kasih sekali untuk Kabupaten Bojonegoro, maju terus!” pungkas Anis.(red)