Investasi Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Di sektor pendidikan, pemerintah meluncurkan program BOSDA untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs dengan alokasi sebesar Rp17,3 miliar.
Selain itu, dana beasiswa mengalami kenaikan masif dari Rp13,4 miliar menjadi Rp40,4 miliar. Program Angkutan Pelajar Gratis juga hadir sebagai solusi untuk meringankan beban biaya harian sekolah bagi orang tua siswa.
Sementara di sektor kesehatan, komitmen Universal Health Coverage (UHC) tetap menjadi prioritas utama. Dengan alokasi anggaran mencapai lebih dari Rp222 miliar, pemerintah memastikan seluruh warga Bojonegoro mendapatkan akses layanan kesehatan secara gratis dan berkualitas.
Pengentasan Kemiskinan Terintegrasi
Upaya pengentasan kemiskinan dilakukan melalui program inovatif seperti Kolega, Gayatri, hingga program Domba Kesejahteraan. Program fisik penunjang juga terus dipacu, meliputi:
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Penyediaan sarana sanitasi yang layak.
Penyambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Refleksi satu tahun kepemimpinan ini menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam mengelola APBD untuk kepentingan rakyat.
Dengan fondasi fiskal yang kuat, Bojonegoro optimis melaju menuju daerah yang lebih makmur, mandiri, dan berdaya saing global.(red)













