Sulut- Transisinews.com. Terkait Gudang penimbunan BBM bersubsidi di Kema, Jaga 8. Minahasa Utara (Minut) didalamnya kedapatan Tandom berisikan BIO Solar BBM bersubsidi dan Puluhan Ton solar berserta Mobil Tangky bertuliskan Transportir ada Empat yunit.
Kini mendapat Kecaman dari Ketua KSPSI Djohns Sineri, bahwa maraknya praktek BBM bersubsidi jenis solar di Sulut mebuat warga susah mendapatkan solar Di Pompa – Pompa SPBU yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.
“Bahwa seharusnya pihak penegak hukum Berkolaborasi bersama pertamina bergerak melakukan investigasi serta pengawasan, mulai dari Pompa SPBU dan sampai pada Pengusaha Pemilik PT Migas serta Mobil tangki Transportir, Begitu juga Izin Gudang penimbunan Solar industri, harus di periksa legalitasnya,
jangan hanya diam dan seakan- akan bahwa pekerjaan para Mafia tersebut dilindungi atau dugaan dipelihara oleh oknum bagian dari APH, atau diduga Pejabat yang ada di lingkup PT Persero Pertami Kota Bitung.” Ucap Sineri
Sineri Juga Mengingatkan serta mendesak Kapolda Irjen Pol Roycke Harry Langie Sulawesi Utara Brantas Mafia BBM Ilegal sampai pada akar akarnya, karena Terindikasi bahwa oknum Pengusaha Mafia BBM ilegal alias Frenly diduga dilindungi oleh APH di wilayah tersebut,
Salah satu bukti bahwa di Minahasa Utara telah ditemukan Gudang Penimbunan Solar bersubsidi yang di dalamnya ada tandom berisikan solar ilega puluhan ton.
Setelah mendapatkan informasi A1; Gudang yang berisikan solar ilegal dan empat yunit Mobil tangki serta pemiliknya alias Frenly, ironisnya dari pihak Polres Minahasa Utara hanya diam dan tidak ada gerakan sedikitpun untuk melakukan Penindakan atau menangkangkap oknum tersebut, “Jelas Sineri
Bos Mafia BBM Bersubsidi Alias Frenly diduga Kebal Hukum, sudah sekian kalinya nama Frenly diangkat ke medsos dan media Online, tidak terdengar atau tersentuh oleh APH, kata Sineri,
Sineri mendesak kapolda Sulut, kususnya Kapolres Minahasa Utara tangkap oknum Mafia BBM ilegal pemilik Gudang alias Frenly,
Harapan sineri, terkait penemuan Gudang tersebut dan oknum mafia alias Frenly bisa dijadikan atensi Kapolres minut, jangan Diam dan diduga dihalalkan praktek BBM ilegal di wilayahnya.” Tutur Sineri
Sadisnya, ketika Wartawan mengkonfirmasi kepada Kasat reskrim polres Minahasa Utara Lewat WhatsApp, tidak membalas dan tidak mau memberikan tanggapa. serta Kasat res Memblokir WA tersebut,













