Di luar isu keamanan fisik, Kapolres menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi yang menyasar generasi muda.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih proaktif dalam memantau aktivitas anak di dunia digital.
Menurutnya, edukasi terkait penggunaan media sosial sangat krusial agar anak-anak tidak terjebak dalam sisi negatif ruang siber.
”Peran orang tua sangat penting dalam membatasi penggunaan smartphone di kalangan anak,” tambahnya.
Kapolres juga menekankan bahwa menjaga ketertiban umum kini memiliki tantangan ganda, yakni di dunia nyata dan dunia maya (daring).
Acara yang juga dihadiri Ketua FKUB Bojonegoro Hanafi dan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Muh Abdullah Hafith ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga harmoni di Bojonegoro.
Kapolres berharap melalui momentum Halal Bihalal ini, komunikasi antara kepolisian dengan elemen masyarakat, terutama para ulama, semakin kuat guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga. (*/red)













