Ia juga menjelaskan bahwa setiap calon pendonor harus melalui proses pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan kadar hemoglobin dan deteksi penyakit bawaan, sebelum dinyatakan layak mendonorkan darah.
Selain donor darah, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti para lansia, penyandang disabilitas, serta warga prasejahtera di berbagai wilayah Bojonegoro.
Dengan mengusung tema “Pengabdian Tanpa Batas”, kegiatan ini diharapkan tak hanya memberi manfaat langsung, namun juga menginspirasi masyarakat luas untuk berbagi dan turut serta dalam aksi kemanusiaan.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat, serta mendapat dukungan dari sejumlah pimpinan dinas terkait, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Damkar, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kalaksa BPBD.
Ke depan, kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. (sy)













