Ads
Pemerintahan

Bojonegoro Gandeng Pesantren Perangi Kekerasan Anak, Bu Cantika: Ini Ikhtiar Moral dan Agama

syailendraachmad51
×

Bojonegoro Gandeng Pesantren Perangi Kekerasan Anak, Bu Cantika: Ini Ikhtiar Moral dan Agama

Sebarkan artikel ini
IMG 20251211 WA0043

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Di tengah tingginya angka permohonan dispensasi nikah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengintensifkan upaya pencegahan kekerasan dan perkawinan anak dengan menggandeng lembaga pendidikan agama.

Melalui kolaborasi antara Dinas P3AKB dan LPA Bojonegoro, program “Pondok Pesantren Ramah Anak” resmi digulirkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, pada Selasa (9/12/2025).

​Kegiatan pembinaan ini menjadi ajang konsolidasi lintas sektor yang dihadiri oleh figur-figur penting, termasuk Ketua TP PKK Bojonegoro, Dr. Hj. Sri Budi Cantika Yuli, SE, MM, Wakil Ketua DPRD Hj. Mitroatin, MM, Kepala Dinas P3AKB dr. Ahmad Hernowo Wahyutomo, M.Kes, dan Ketua LPA Ummu, S.Pd, M.Pd.

​Ketua TP PKK Bojonegoro, yang akrab disapa Bu Cantika Wahono, menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi anak-anak, mulai dari kemajuan teknologi hingga ancaman kekerasan dan pelecehan seksual.

Ia secara tegas menyatakan bahwa praktik perkawinan anak harus segera dihentikan.

​”Perkawinan anak bukan hanya masalah aturan hukum, tetapi tanggung jawab kita semua. Ini merupakan ikhtiar moral dan keagamaan untuk memastikan anak-anak memiliki hak belajar dan hak tumbuh sesuai usianya,” tegas Bu Cantika dalam sambutannya.

​Cantika sangat mengapresiasi program Pondok Pesantren Ramah Anak karena memperkuat sistem perlindungan di lingkungan yang sangat strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *