Ads
Pemerintahan

Bojonegoro Gandeng Pesantren Perangi Kekerasan Anak, Bu Cantika: Ini Ikhtiar Moral dan Agama

syailendraachmad51
×

Bojonegoro Gandeng Pesantren Perangi Kekerasan Anak, Bu Cantika: Ini Ikhtiar Moral dan Agama

Sebarkan artikel ini
IMG 20251211 WA0043

Menurutnya, program ini menuntut peran Kyai, Ustadz/Ustadzah, dan santri senior untuk menjadi teladan utama dalam menciptakan budaya belajar yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan.

​Kepala Dinas P3AKB, dr. Ahmad Hernowo Wahyutomo, memperkuat urgensi kegiatan ini, menekankan bahwa sinergi antarlembaga sangat vital untuk memperkuat sistem perlindungan.

​”Orang tua harus semakin waspada. Dunia sudah berubah, dan anak-anak membutuhkan perhatian ekstra,” ujarnya.

​Dr. Hernowo juga mengungkapkan indikasi yang mengkhawatirkan, yaitu masih tingginya permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Bojonegoro.

Hal ini menunjukkan bahwa praktik perkawinan anak belum sepenuhnya terkendali dan memerlukan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

​Sementara itu, Camat Kedungadem, Bayudono Margajelita, mengapresiasi dan menyatakan komitmen penuh wilayahnya untuk mendukung penguatan lembaga layanan dan mengajak masyarakat untuk aktif mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

​Melalui pembinaan ini, Bojonegoro berharap pondok pesantren dapat menjadi benteng terdepan dalam menjaga generasi muda, mewujudkan lingkungan yang aman, ramah anak, dan menghasilkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan praktik perkawinan usia dini.(sy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *