2. Beasiswa 20 sarjana per desa
3. Beasiswa Gus dan Neng
4. Beasiswa keluarga miskin
5. Beasiswa penyelesaian tugas akhir
Menurut Wabup, beasiswa ini menjadi “tangga masa depan” bagi generasi Bojonegoro dalam menyambut Generasi Emas 2045.
Wabup Nurul juga menyinggung rencana besar sektor kesehatan. Pada tahun 2026, empat rumah sakit milik Pemkab Bojonegoro ditargetkan naik kelas, RS tipe B menjadi tipe A, RS tipe C naik menjadi tipe B.
Peningkatan tipe rumah sakit otomatis akan menaikkan kebutuhan tenaga kesehatan, membuka peluang kerja luas bagi lulusan STIKes Rajekwesi.
Mengakhiri sambutannya, Wabup menyampaikan harapan besar kepada para lulusan.
“Kami berharap lulusan Rajekwesi terus menghiasi Bojonegoro dan menangkap peluang yang ada. Mari bersama-sama membesarkan Bojonegoro,” tutupnya.
Dengan meningkatnya layanan kesehatan, program beasiswa baru, capaian IPM tertinggi se-Jatim, serta penghargaan nasional penurunan stunting, Bojonegoro semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berkualitas.(sy/pim)













