Salah satu yang menjadi sorotan adalah mitigasi menghadapi musim kemarau ekstrem yang diprediksi memuncak pada Agustus hingga September mendatang.
Wabup Nurul mengimbau para perangkat desa untuk segera mensosialisasikan percepatan pola tanam dari padi ke non-padi.
“PPL saya minta untuk menginformasikan ke desa dan masyarakat agar tidak salah tanam,” tegasnya.
Terkait banyaknya masukan dan pelaporan yang masuk melalui Dinas Kominfo, Wakil Bupati mengarahkan para sekretaris desa untuk lebih responsif.
Ia meminta agar setiap laporan segera disaring dan dijawab sesuai dengan kewenangan serta ranah masing-masing.
“Jika ada pelaporan, segera dijawab sesuai dengan ranahnya. Keterbukaan informasi adalah kunci membangun kepercayaan publik sekaligus mendukung pembangunan desa yang partisipatif,” pungkas Nurul Azizah.(red)













