Ads
Pemerintahan

Perkuat Ketahanan Keluarga, Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono Dorong Kader Aktif Atasi Anak Tidak Sekolah

syailendraachmad51
×

Perkuat Ketahanan Keluarga, Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono Dorong Kader Aktif Atasi Anak Tidak Sekolah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604 WA0068

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro terus berupaya memperkokoh peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan masyarakat.

Melalui agenda Kunjungan Kerja dan Pembinaan Administrasi yang dilaksanakan di Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno, pada Rabu (03/06/2026), Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menginstruksikan seluruh kader PKK untuk menjadi penggerak perubahan dalam mengurai berbagai problematika sosial di wilayah masing-masing.

​Pertemuan yang diikuti jajaran pengurus kabupaten, kader tingkat desa, serta warga setempat ini difokuskan untuk mematangkan tata kelola organisasi, menyinkronkan program kerja, dan memaksimalkan sumbangsih PKK terhadap pembangunan daerah.

​Dalam pokok arahannya, Cantika Wahono menggarisbawahi bahwa fungsi keluarga menjadi kian krusial di era lompatan teknologi dan dinamisnya perubahan sosial saat ini.

Menurutnya, lingkungan keluarga wajib menjadi madrasah pertama dalam membentuk kepribadian anak, di mana peran orang tua tidak boleh sebatas pada pemenuhan materi ekonomi, melainkan harus mencakup limpahan kasih sayang, pengawasan intensif, serta keteladan moral.

​”Anak-anak membutuhkan ruang tumbuh yang aman dan kondusif untuk mencetak generasi berkualitas. Oleh karena itu, rajutan kolaborasi lintas sektor antara keluarga, institusi sekolah, jajaran pemdes, hingga tokoh masyarakat harus terus diintensifkan,” ungkap Cantika Wahono.

​Salah satu isu krusial yang disoroti tajam oleh Cantika dalam forum tersebut adalah penanganan pemetaan Anak Tidak Sekolah (ATS).

TP PKK Bojonegoro berkomitmen penuh menyokong kebijakan pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah melalui program edukasi pola asuh, pendampingan lapangan, serta sinergi kelembagaan.

​Ia meminta seluruh kader di akar rumput untuk lebih progresif melakukan penyisiran data dan pendampingan terhadap anak-anak yang belum mendapatkan hak belajar secara layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *