Surabaya || Transisinews.com – Harapan yang sempat terhenti kini perlahan kembali tersambung. Keterbatasan fisik akibat amputasi bukan lagi menjadi akhir dari segalanya. Melalui kepedulian sosial, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBTB menghadirkan harapan baru bagi para penyintas amputasi dengan menyalurkan bantuan kaki palsu pada 20 April 2026.
Dua penerima manfaat, Alfiyah, warga Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya, dan Kertojoyo, warga Wongayu, Sidoarjo, sebelumnya harus menjalani amputasi akibat komplikasi diabetes. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari mereka menjadi terbatas.
Kini, dengan bantuan kaki palsu, keduanya mulai menata kembali langkah hidup.
Bantuan ini tidak hanya berupa alat bantu, tetapi juga menjadi upaya mengembalikan rasa percaya diri para penerima. Kaki palsu tersebut diproduksi oleh Aris, mitra binaan YBM PLN UP3 Mojokerto, sebagai bagian dari program pemberdayaan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga dengan kaki baru ini saya dapat kembali beraktivitas dan lebih mandiri,” ujar Alfiyah.
Hal senada disampaikan Kertojoyo. Ia menilai bantuan tersebut menjadi titik awal untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.













