PBD- Transisinews.com. Ketua Lembaga Investigasi Negara Papua Barat Daya (LIN) Jackson Sambow angkat Bicara, terkait kabupaten Tambrauw krisis Jalan trans pantura, menjadi penghubung antara dua provinsi Papua Barat daya dan Papua Barat.
Kabupaten Tambrauw merupakan bagian dari Provinsi Papua Barat Daya yang merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sorong berdasarkan Undang Undang No. 56 Tahun 2008 yang disahkan pada tanggal 26 November 2008 dengan ibukota Fef,
Tambrauw salah satu kabupaten baru yang mempunyai destinasi wisata dan perikanan hingga cakar alam hutan lindung, seharusnya diperhatikan oleh pemerintah pusat. “Terang Jackson,
Jeckson Menambahkan Tambrauw Terdiri Dari 29 Distrik (Kecamatan), yaitu, 1. Distrik Abun, 2. Distrik Ambarbaken, 3. Disrtik Ambarbaken Barat, 4. Distrik Ases, 5. Distrik Bamusbama, 6. Distrik Bikar, 7. Distrik Fef, 8. Distrik Mare, 9. Distrik Ireses, 10. Distrik Kasi, 11. Distrik Kebar, 12. Distrik Kebar Selatan,13. Distrik Kebar Timur,
“14. Distrik Kwesefo, 15. Distrik Kwoor, 16. Distrik Manaker, 17. Distrik Mawabun, 18. Distrik Miyah19. Distrik Miyah Selatan, 20. Distrik Mpur, 21. Distrik Moraid, 22. Distrik Mubrani, 23. Distrik Sausapor, 24. Distrik Senopi, 25. Distrik Syujak, 26. Distrik Tinggaouw, 27. Distrik Tobouw, 28. Distrik Wilhem Roumbouts, 29. Distrik Yembun, dan 219 kampung.
sebagai kabupaten yang baru dimekarkan telah membenahi dan menata wilayahnya untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan di berbagai sektor.
Sektor Jalan dan Jembatan merupakan sektor penggerak roda perekonomian di Kabupaten Tambrauw, terlihat dari PDRB yang berketergantungan sektor ini. Pentingnya sektor Jalan dan Jembatan dalam pertumbuhan Kabupaten Tambrauw, maka sudah layaknya segala upaya yang dapat memajukan sektor ini segera dilakukan.” Jelas Jeckson kepada Media senin tanggal 29 Desember 2025
Lebih jauh Jackson Menuturkan, Disamping itu kemampuan ketersediaan sarana dan prasarana Jalan dan Jembatan sebagai ujung tombak pelayanan kebutuhan Perhubungan Darat yang masih memiliki keterbatasan. Kondisi Jalan dan Jembatan perlu mendapat perhatian penting, mengingat kondisi yang ada belum menunjang keberadaan lokasi akses dari wilayah yang dijangkau.













