Ads
Peristiwa

Terkait Krisis Jalan Trans Pantura, Ketua LIN PBD: Bupati Tambrauw Jangan Jemput Bola Perkuat Manuver ke Pemerintah Pusat.

mmcnews00
×

Terkait Krisis Jalan Trans Pantura, Ketua LIN PBD: Bupati Tambrauw Jangan Jemput Bola Perkuat Manuver ke Pemerintah Pusat.

Sebarkan artikel ini
IMG 20251230

PBD- Transisinews.com. Ketua Lembaga Investigasi Negara Papua Barat Daya (LIN) Jackson Sambow angkat Bicara, terkait kabupaten Tambrauw krisis Jalan trans pantura, menjadi penghubung antara dua provinsi Papua Barat daya dan Papua Barat.

Kabupaten Tambrauw merupakan bagian dari Provinsi Papua Barat Daya yang merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sorong berdasarkan Undang Undang No. 56 Tahun 2008 yang disahkan pada tanggal 26 November 2008 dengan ibukota Fef,

Tambrauw salah satu kabupaten baru yang mempunyai destinasi wisata dan perikanan hingga cakar alam hutan lindung, seharusnya diperhatikan oleh pemerintah pusat. “Terang Jackson,

Jeckson Menambahkan Tambrauw Terdiri Dari 29 Distrik (Kecamatan), yaitu, 1. Distrik Abun, 2. Distrik Ambarbaken, 3. Disrtik Ambarbaken Barat, 4. Distrik Ases, 5. Distrik Bamusbama, 6. Distrik Bikar, 7. Distrik Fef, 8. Distrik Mare, 9. Distrik Ireses, 10. Distrik Kasi, 11. Distrik Kebar, 12. Distrik Kebar Selatan,13. Distrik Kebar Timur,

“14. Distrik Kwesefo, 15. Distrik Kwoor, 16. Distrik Manaker, 17. Distrik Mawabun, 18. Distrik Miyah19. Distrik Miyah Selatan, 20. Distrik Mpur, 21. Distrik Moraid, 22. Distrik Mubrani, 23. Distrik Sausapor, 24. Distrik Senopi, 25. Distrik Syujak, 26. Distrik Tinggaouw, 27. Distrik Tobouw, 28. Distrik Wilhem Roumbouts, 29. Distrik Yembun, dan 219 kampung.

sebagai kabupaten yang baru dimekarkan telah membenahi dan menata wilayahnya untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan di berbagai sektor.

Sektor Jalan dan Jembatan merupakan sektor penggerak roda perekonomian di Kabupaten Tambrauw, terlihat dari PDRB yang berketergantungan sektor ini. Pentingnya sektor Jalan dan Jembatan dalam pertumbuhan Kabupaten Tambrauw, maka sudah layaknya segala upaya yang dapat memajukan sektor ini segera dilakukan.” Jelas Jeckson kepada Media senin tanggal 29 Desember 2025

Lebih jauh Jackson Menuturkan, Disamping itu kemampuan ketersediaan sarana dan prasarana Jalan dan Jembatan sebagai ujung tombak pelayanan kebutuhan Perhubungan Darat yang masih memiliki keterbatasan. Kondisi Jalan dan Jembatan perlu mendapat perhatian penting, mengingat kondisi yang ada belum menunjang keberadaan lokasi akses dari wilayah yang dijangkau.

Jalan yang ada masih memerlukan penanganan penyesuaian lebar jalan dan beberapa ruas jalan perlu ditingkatkan perkerasannya.” Ucap Jackson

“Berdasarkan Keluhan Masyarakat Orang Asli Papua (OAP) Di kabupaten Tambrauw terkait infrastruktur pembangunan Jalan Pantura dan Jembatan penghubung antara distrik, Pemerintah daerah segera membenahi diri melakukan manuver ke pemerintah pusat,

Jackson mendorong Bupati Tambrauw Yeskiel Yesnath, perkuat kuda- kuda untuk menyuarakan kepada pemerintah pusat dalam hal presiden prabowo, terkait Jalan trans Pantura untuk menjadi penghubung antara dua provinsi. Papua Barat daya dan Papua Barat, Tegas Jackson

“Seharusnya Bupati Proaktif, serta Diperlukan kerja nyata, agar daerah terisolir mempunyai akses Jalan dan Jembatan yang terintegrasi di Wilayah Pantai Utara sampai ke Daerah Perbatasan Mubrani (PB) dapat terbuka.

Bupati Jangan menunggu bola, kalau bisa Bola tersebut di jemput agar Program untuk Kesejahteraan masyarakat OAP secepatnya mendapatkan solusi, karena hal ini dapat membawa nama harum Bupati jika Suatu saat permohonan dan Rekomendasi ke pusat dapat terealisasi,

Mari kita berkaca di Daerah Lain Seperti yang kita lihat Pemerintah Pusat sudah membuka Jalur Wamena – Jayapura (Jalan Trans Papua) yang ada di Provins Papua, dan juga Jalan Trans Papua Barat ke Papua Tengah sudah ditangani Oleh Balai Jalan Jembatan, lewat Pantura Manokwari – Nabire.” Tutup Jackson.