BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Suyono, menunjukkan komitmen nyata dalam agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026.
Alih-alih hanya melakukan pertemuan formal, legislator ini memilih terjun langsung ke pematang sawah untuk memberikan edukasi praktis mengenai inovasi pertanian kepada kelompok tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
Dengan mengusung slogan besar “Bertani Bahagia, Petani Sejahtera”, Ahmad Suyono berupaya mengubah paradigma pertanian konvensional menjadi lebih efisien, modern, dan ramah lingkungan.
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif pada Rabu (04/02/2026), Ahmad Suyono memperkenalkan kombinasi penggunaan Biosaka dan N-Level 1.
Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas keresahan petani terkait dinamika biaya pupuk dan sarana produksi yang kian mencekik.
”Dengan menggunakan N-Level 1 dan Biosaka, kita bisa menekan biaya produksi bertani secara signifikan,” ujar Ahmad Suyono di sela-sela pelatihan.
Beliau menegaskan bahwa efisiensi modal bukanlah penghalang untuk mencapai panen yang berkualitas.
“Kita tekan biaya produksi, tapi hasilnya tetap harus berlimpah,” tambahnya dengan nada optimis.
Edukasi Praktis: Dari Alam Kembali ke Alam
Materi utama yang menjadi sorotan adalah pembuatan Biosaka—sebuah elisitor berbahan dasar rumput atau tanaman sehat yang tersedia melimpah di sekitar lahan.













