BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Sebuah jembatan epistemologis antara teori ruang kuliah dan dinamika sosial pedesaan mulai dipancangkan lewat koordinasi perdana Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bojonegoro (Unigoro).
Bertempat di Kantor Kepala Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro pada Rabu (20/5/2026), momentum ini menjadi ajang konsolidasi gagasan untuk mereduksi program pengabdian yang bersifat superfisial (kulit luar), lalu mengarahkannya pada rancangan kerja yang berbasis pada pemecahan masalah secara empiris dan metodologis.
Pertemuan lintas sektor ini mendapat respons positif dari jajaran birokrasi Pemerintah Desa Kalirejo.
Dalam ruang diskusi yang mengedepankan prinsip kesetaraan, kedua belah pihak secara intensif memetakan modal sosial (social capital), struktur demografi, hingga residu persoalan yang masih membayangi komunitas lokal.
Formulasi awal ini dinilai sangat vital sebagai langkah sinkronisasi agar program kerja mahasiswa tidak berjalan di ruang hampa, melainkan selaras dengan koridor pembangunan desa yang partisipatif dan berorientasi jangka panjang.
Kepala Desa Kalirejo, Sri Untari, dalam pokok-pokok pikirannya mengapresiasi kehadiran entitas akademik Unigoro di wilayahnya.
Ia memandang KKN bukan sekadar instrumen kelulusan mahasiswa, melainkan sebuah stimulan luar yang diharapkan mampu memicu emansipasi dan modernisasi tata kelola potensi desa secara inovatif.













