Ads
Nasional

PT Haleyora Powerindo Gelar Refreshment Penanganan Kebakaran Tingkatkan Kedisiplinan dan Respons Cepat Personel Satpam

maksum.afnani1973
×

PT Haleyora Powerindo Gelar Refreshment Penanganan Kebakaran Tingkatkan Kedisiplinan dan Respons Cepat Personel Satpam

Sebarkan artikel ini
IMG 20260510 WA0013

Surabaya, Transisinews.com  — Satuan pengamanan (satpam) PT Haleyora Powerindo yang bertugas di lingkungan PT PLN (Persero) UIP JBTB, PT PLN (Persero) JMK UMK 2 PUSMANPRO, menggelar kegiatan refreshment penanganan kebakaran sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat kebakaran, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor PT PLN (Persero) JMK UMK 2 PUSMANPRO, tersebut diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai divisi, meliputi personel pengamanan, driver, hingga cleaning service. Suasana pelatihan berlangsung antusias, di mana seluruh peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik langsung terkait teknik pemadaman api menggunakan berbagai jenis alat pemadam.

Materi yang diberikan mencakup penggunaan APAT (Alat Pemadam Api Tradisional), APAR (Alat Pemadam Api Ringan), hingga pengenalan APAB (Alat Pemadam Api Beroda). Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai fungsi, cara penggunaan, serta langkah keselamatan saat melakukan pemadaman kebakaran di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti praktik uji materi pemadaman api secara langsung. Masing-masing kelompok diberikan simulasi penanganan kebakaran agar mampu memahami prosedur penanganan awal secara cepat dan tepat.

Tim leader pelatih dan penyaji Praktik uji materi Angga Hadi dan Asep Hadi dari program OJT (on-the-job training) PT Haleyora Powerindo, Kegiatan tersebut turut didampingi Staf Ahli PT Haleyora Powerindo Cabang Jawa Timur, Tjahyo Sukamto, serta Chief Security Shodiq Arsyadi.

Asep Hadi mengatakan, pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan dasar personel dalam menghadapi risiko kebakaran di lingkungan kerja yang memiliki tingkat potensi bahaya cukup tinggi.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap personel memahami teknik dasar penanganan kebakaran dan mampu menggunakan APAR maupun APAT dengan cepat, tepat, dan aman saat terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *