“Tanda-tanda gejalanya yaitu biasanya bercak kulit yang mati rasa atau kebas warnanya bisa putih atau kemerahan. Bisa juga seperti panu bersisik seperti itu atau kulit kering tampak pucat dan berwarna lebih terang daripada kulit di sekitarnya,” tambah dr. Ira.
dr. Ira Puspita mengungkapkan jika terdapat tanda-tanda tersebut, harus segera mendeteksi dini ke fasilitas kesehatan (faskes) sebelum menyebar. Karena tidak sedikit juga yang cuek akan hal tersebut yang bisa menjadikannya lebih parah.
Meski demikian, penyakit kusta ini dapat disembuhkan dengan memeriksakan di faskes tingkat 1 yang terdekat jika merasa ada gejala. Kemudian juga mendapatkan pemberian obat dengan dosis yang tepat. Ia berharap agar masyarakat lebih peduli apa yang yang terjadi di bagian tubuh terutama gejala-gejala kusta.
“Jika mengalami gejala tersebut jangan menunda-nunda atau cuek untuk periksa maupun berobat agar dapat ditangani dengan cepat, baik dan efektif. Semoga tidak ada stigma negatif kepada penderita kusta. Meraka harus dirangkul dan didorong semangatnya agar cepat pulih kembali terutama dalam bersosialisasi dengan sekitar,” ujarnya. (Red)













