Ads
EdukasiRagamRegional

Mahasiswa KKNTK 02 Universitas Bojonegoro Petakan Potensi dan Isu Strategis Desa Tondomulo

syailendraachmad51
×

Mahasiswa KKNTK 02 Universitas Bojonegoro Petakan Potensi dan Isu Strategis Desa Tondomulo

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604 112047 copy 1209x786

​Tak hanya sektor pertanian, Tondomulo rupanya menyimpan mutiara ekonomi kreatif berupa kerajinan anyaman daun pandan, sektor pariwisata lokal Embung Centong, hingga warisan tradisi leluhur berupa ritual adat Nyadran Sauran yang kini telah sah menyandang status sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

​Di samping memetakan keunggulan desa, jajaran mahasiswa KKNTK 02 juga menggarisbawahi sejumlah persoalan pelik yang masih membayangi warga Tondomulo.

Di antaranya adalah ancaman krisis kekeringan tahunan kala kemarau tiba, persentase kemiskinan yang masih tinggi, mandeknya rantai pemasaran kerajinan lokal, serta fenomena pernikahan di usia dini.

​Mahasiswa juga menyoroti melimpahnya sisa limbah pertanian, seperti klobot dan bonggol jagung, yang selama ini terbuang percuma tanpa adanya sentuhan inovasi bernilai ekonomis.

​Berangkat dari temuan objektif di lapangan tersebut, tim mahasiswa langsung melakukan koordinasi intensif bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk merancang draf program kerja.

Beberapa program stimulan yang kini tengah dimatangkan meliputi edukasi pembuatan pupuk organik memanfaatkan kotoran hewan ternak, alih teknologi pengolahan limbah jagung menjadi produk bernilai jual tinggi, pelatihan manajemen dan pendampingan bagi pelaku UMKM desa, serta akselerasi promosi digital guna melambungkan potensi desa lewat media publikasi.

​Melalui langkah pemetaan awal yang matang ini, Kelompok KKNTK 02 Universitas Bojonegoro berharap program-program yang akan digulirkan tidak sekadar menjadi pelengkap penilaian akademik, melainkan mampu mengalirkan manfaat konkret demi memicu kemandirian dan daya saing Desa Tondomulo secara berkelanjutan dengan jargon utama.

“Bersama Masyarakat, Menggali Potensi dan Membangun Desa yang Mandiri serta Berdaya Saing.” (red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *