Pemanfaatan teknologi dalam pengamanan informasi menjadi sorotan utama. Hal ini diharapkan dapat menekan risiko pelanggaran keamanan data dan informasi. Selain itu, penguatan diplomasi militer yang mendukung kebijakan luar negeri Indonesia juga menjadi fokus pembahasan.
Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos, menegaskan pentingnya publikasi kegiatan yang terkendali dan akurat. Sistem laporan yang ketat diimplementasikan guna memastikan informasi yang disebarluaskan tetap bernilai strategis dan tidak merugikan institusi.
Rakernis ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja intelijen, sandi, siber, dan penerangan Kodam V/Brawijaya. Sinergi yang kuat antar bidang diharapkan dapat menciptakan stabilitas keamanan dan mendukung tugas pokok TNI AD.(sy)













