Ads
Pemerintahan

Kali ini Jaman Walikota Maurits Mantiri, Kota Bitung Gelar Festival HAM Yang Pertama Kali.

mmcnews00
×

Kali ini Jaman Walikota Maurits Mantiri, Kota Bitung Gelar Festival HAM Yang Pertama Kali.

Sebarkan artikel ini
1380152

Transisinews.com. Jelang kepemerintahan walikota Bitung Ir Maurits Mantiri MM. 29 Juli 2014 kota Bitung Gelar Festival Hak Asasi Manusia (HAM) memajukan Demokrasi dan penguatan partisipasi masyarakat dari daerah hingga nasional.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), International NGO
Forum on Indonesian Development (INFID), dan Kantor Staf Presiden (KSP), tahun ini kembali menggelar Festival HAM bersama Pemerintah Kota Bitung yang akan dilaksanakan pada 29-31 Juli 2024 di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Tema pelaksanaan Festival HAM Tahun 2024 mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi Indonesia hari ini yaitu “Memajukan Demokrasi, Pemenuhan HAM, Dan Penguatan Partisipasi Masyarakat Dari Daerah Hingga Nasional

Pada sisi demokrasi dan pemenuhan HAM, dengan adanya pergantian Presiden dan Kepala Daerah, termasuk perangkat pemerintahan akan berdampak secara signifikan terhadap prioritas dan pendekatan terhadap bidang demokrasi dan HAM yang beririsan

Festival HAM 2024 merupakan forum strategis untuk menjawab persoalan HAM yang sesuai dengan konteks hari ini sehingga dapat menghasilkan agenda-agenda yang patut menjadi fokus dan atensi bersama pemerintah pusat
hingga daerah. Termasuk bagaimana pemerintah ke depan harus menunjukkan dan menyelesaikan tanggungjawabnya dalam hal penyelesaian masalah HAM yang belum tuntas.

Sedangkan dari sisi penguatan partisipasi masyarakat dari daerah hingga nasional merupakan upaya menciptakan ruang aman dan inklusif bagi masyarakat di perkotaan hingga ke desa-desa untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat dan pemerintah yang memenuhi prinsip – prinsip HAM.

Selain itu, Festival HAM juga merupakan ruang inspirasi untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran bersama tentang konsep Kabupaten/Kota berbasis HAM oleh pemerintah daerah sebagai bentuk pemajuan, perlindungan dan pemenuhan HAM.

Festival HAM juga menjadi momentum untuk merayakan praktik – praktik baik pelaksanaan pembangunan dan berkeadilan sosial dengan memperhatikan budaya lokal oleh pemerintah Kabupaten/ Kota di Indonesia

“Festival HAM tahun 2024 ini menandai tahun ke-11 penyelenggaraannya, sekaligus merayakan satu dekade pertama yang telah kita lewati. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya pelaksanaan Festival HAM bagi pemangku kewajiban (duty bearer) maupun pemangku hak (right holder), serta memperkuat komitmen kita dalam memajukan dan melindungi hak asasi manusia.

“Festival ini juga merupakan platform untuk mempererat kolaborasi, berbagi praktik terbaik, dan mengembangkan solusi inovatif untuk tantangan HAM yang terus berkembang. Sebagai pemangku kewajiban, para pimpinan daerah perlu diberikan lebih banyak ruang untuk bertukar ide dan pengalaman baik dalam praktik HAM, khususnya dengan pimpinan daerah lain
dan peluang kolaborasi bersama mitra kunci lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *