Ads
PemerintahanPolitik

Fraksi FPPKN Soroti Kesejahteraan Guru Non-ASN Madrasah dan Realisasi Belanja Modal di APBD 2026 Bojonegoro

syailendraachmad51
×

Fraksi FPPKN Soroti Kesejahteraan Guru Non-ASN Madrasah dan Realisasi Belanja Modal di APBD 2026 Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20251112 WA0161

“Kami meminta langkah percepatan pelaksanaan belanja modal di awal tahun agar pembangunan tidak menumpuk di akhir tahun,” ujarnya.

FPPKN menekankan pentingnya belanja yang berorientasi hasil (outcome-based), bukan sekedar angka penyerapan.

Program pembangunan harus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan dilakukan secara berkelanjutan agar tidak bersifat proyek sporadis.

FPPKN juga mengingatkan pemerintah daerah agar berhati-hati dalam mengelola pembiayaan daerah dan Dana Abadi Daerah yang tahun ini mencapai Rp 500 miliar.

Fraksi menilai tingginya ketergantungan terhadap transfer pusat (76,20%) menjadi risiko fiskal serius.

“Harapan kami, APBD 2026 benar-benar berpihak kepada rakyat, memperkuat kesejahteraan, dan memajukan Bojonegoro secara berkelanjutan,” pungkas Siti Robi’ah.(sy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *