Ads
Pemerintahan

Dorong Ekonomi Petani, DKPP Bojonegoro Salurkan 1.660 Bibit Alpukat di Wilayah Selatan

syailendraachmad51
×

Dorong Ekonomi Petani, DKPP Bojonegoro Salurkan 1.660 Bibit Alpukat di Wilayah Selatan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260414 WA0134(1)

Selain itu, bibit juga disalurkan ke Desa Sumber Bendo di Kecamatan Bubulan sebanyak 120 batang, Desa Klino di Kecamatan Sekar 100 batang, serta Desa Pajeng di Kecamatan Gondang sebanyak 40 batang.

​Zaenal Fanani menegaskan bahwa program ini mengusung konsep Multi Purpose Tree Species (MPTS) atau tanaman serbaguna. Selain fokus pada hasil buah, penanaman ini bertujuan menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan sekitar hutan.

​“Penanaman ini diharapkan memberikan dampak ganda. Secara ekologis, dapat menjaga konservasi lahan, memicu munculnya sumber mata air baru, dan mengurangi risiko banjir di wilayah selatan. Secara ekonomi, berpotensi dikembangkan menjadi kawasan agrowisata,” terangnya.

​Bibit alpukat genjah yang diberikan diperkirakan mulai berbuah pada usia tiga tahun. DKPP memproyeksikan produktivitas yang cukup menggiurkan bagi petani.

​“Dalam satu tahun, satu pohon bisa menghasilkan sekitar 100 kilogram buah. Jika asumsi harga jual Rp20.000 per kilogram, maka satu pohon berpotensi menyumbang pendapatan tambahan sekitar Rp2 juta bagi petani,” ungkap Zaenal.

​Terkait proses pengadaan, Zaenal menegaskan bahwa seluruh tahapan telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, merujuk pada Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/181/KEP/412.013/2024 tentang Standar Satuan Harga (SSH) Tahun Anggaran 2025.

​Langkah strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro melalui sektor pertanian yang berkelanjutan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *