Huda menjelaskan, PLC merupakan sistem kontrol komputer industri digital yang diprogram secara khusus untuk menjalankan operasi otomatis dalam proses produksi.
Metode ini paling banyak diadaptasi oleh perusahaan manufaktur skala besar untuk mengunci stabilitas kuantitas produksi.
“Ada juga perusahaan yang memilih menggunakan sistem robotik. Robot dapat secara efisien melakukan tugas dalam situasi yang rumit atau berbahaya, meningkatkan alur dan kualitas produk, sekaligus meningkatkan keselamatan kerja bagi karyawan. Sehingga kita sering mendengar istilah bahwa kehadiran robot dapat menggantikan peran tenaga kerja manusia untuk alasan efisiensi dan keamanan tertentu,” paparnya.
Agenda kuliah praktisi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa-mahasiswi Prodi Teknik Industri Unigoro ini berlangsung sangat interaktif.
Para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini untuk berdiskusi langsung dan melempar berbagai pertanyaan kritis kepada narasumber mengenai tantangan implementasi sistem otomasi di dunia kerja nyata.
Melalui program kuliah praktisi ini, Fakultas Sains dan Teknik Unigoro berkomitmen untuk terus mendekatkan iklim akademik dengan dinamika perkembangan industri modern, sehingga para lulusannya siap bersaing dan adaptif terhadap kemajuan teknologi global. (Red/*)













