Ads
EdukasiRagamRegional

Dari PLC hingga Robotika, Mahasiswa Unigoro Mengenal Lebih Dekat Sistem Otomasi Industri Perusahaan Manufaktur

syailendraachmad51
×

Dari PLC hingga Robotika, Mahasiswa Unigoro Mengenal Lebih Dekat Sistem Otomasi Industri Perusahaan Manufaktur

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604 WA0074

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Program Studi (Prodi) Teknik Industri Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah praktisi di modern class Fakultas Sains dan Teknik Unigoro, Rabu (3/6/2026).

Kuliah praktisi kali ini menghadirkan Samsul Huda, S.Pd., selaku Head Engineer CV. Cipta Perdana Teknologi, untuk membedah secara mendalam sistem otomasi industri pada perusahaan manufaktur.

​Menurut Samsul Huda, otomasi industri dalam sektor manufaktur adalah penggunaan mesin cerdas (intelligent machines) di pabrik sehingga proses produksi dapat berjalan dengan intervensi manusia secara minimal.

Langkah ini melibatkan berbagai sistem kontrol untuk memungkinkan peralatan operasi dijalankan sendiri, menambah kecepatan kerja, daya tahan, serta tingkat presisi yang tinggi.

​“Manfaat utamanya tentu untuk meningkatkan kualitas dan fleksibilitas manufaktur, menggenjot produktivitas, serta menekan biaya operasional keamanan (reduced cost safety),” terangnya di hadapan peserta.

​Sistem otomasi industri memiliki beragam instrumen (tools) dengan spesifikasi dan kegunaan masing-masing.

Beberapa teknologi yang paling banyak digunakan di lantai pabrik saat ini antara lain Programmable Logic Controller (PLC), Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), Human Machine Interface (HMI), Artificial Neural Network (ANN), Distributed Control System (DCS), hingga teknologi Robotika (Robotic).

​Huda menjelaskan, PLC merupakan sistem kontrol komputer industri digital yang diprogram secara khusus untuk menjalankan operasi otomatis dalam proses produksi.

Metode ini paling banyak diadaptasi oleh perusahaan manufaktur skala besar untuk mengunci stabilitas kuantitas produksi.

​“Ada juga perusahaan yang memilih menggunakan sistem robotik. Robot dapat secara efisien melakukan tugas dalam situasi yang rumit atau berbahaya, meningkatkan alur dan kualitas produk, sekaligus meningkatkan keselamatan kerja bagi karyawan. Sehingga kita sering mendengar istilah bahwa kehadiran robot dapat menggantikan peran tenaga kerja manusia untuk alasan efisiensi dan keamanan tertentu,” paparnya.

​Agenda kuliah praktisi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa-mahasiswi Prodi Teknik Industri Unigoro ini berlangsung sangat interaktif.

Para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini untuk berdiskusi langsung dan melempar berbagai pertanyaan kritis kepada narasumber mengenai tantangan implementasi sistem otomasi di dunia kerja nyata.

​Melalui program kuliah praktisi ini, Fakultas Sains dan Teknik Unigoro berkomitmen untuk terus mendekatkan iklim akademik dengan dinamika perkembangan industri modern, sehingga para lulusannya siap bersaing dan adaptif terhadap kemajuan teknologi global. (Red/*)