“Siang ini kita mengikuti penanaman jagung serentak, kita programkan secara tegak lurus dengan program pemerintah pusat demi mencapai Indonesia swasembada pangan. Dan Bojonegoro sesuai arahan Pak Bupati memiliki tujuan menjadi daerah penghasil pertanian terbesar kedua di Jatim,” tambah Nurul Azizah.
Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menyerahkan bantuan benih jagung dan pupuk kepada kelompok tani, serta melakukan penanaman pohon durian sebagai upaya pelestarian lingkungan dan diversifikasi tanaman.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan daerah,” kata Nurul Azizah.
Penanaman jagung serentak ini dilakukan di lahan pertanian sosial seluas 795.339 hektar, dengan target penanaman mencapai 431.233 hektar. Hingga saat ini, program ini telah menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Dengan partisipasi aktif dalam program nasional ini, Kabupaten Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencapaian swasembada pangan 2025 dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap bahwa program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bojonegoro.(sy/*/pim)













