Apalagi jika perbuatan itu dalam perencanaannya cenderung melibatkan siapapun calon pemimpin di daerah ini. Karena dalam ungkapan- ungkapan para pelaku vandalisme tersebut yang terekam dalam video singkat maupun CCTV jelas-jelas menyebut kelompok etnis tertentu. Padahal aksi damai yang dilakukan sama sekali tidak terbersit pernyataan yang ditujukan kepada suku manapun dan menyebut nama oknum pemimpin daerah tertentu, Ucap Warinussy
Sembari Warinussy Mengingatkan Perbuatan vandalisme ini tidak boleh “membuat” negara kalah. Hukum mesti ditegakkan kendatipun langit akan runtuh (Fiat Justitia ruat coelum). Atas nama hukum dan keadilan dan hak asasi manusia yang berlaku universal,”saya mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar menindaklanjuti tegas perbuatan vandalisme dan oknum- oknum terduga pelaku yang terekam dalam bukti video dan CCTV dan membawa mereka mempertanggung-jawabkan perbuatannya di depan pengadilan.
Apabila Kapolda Papua Barat dan Kapolresta Manokwari tak dapat segera bertindak menurut hukum atas perbuatan pidana tersebut, maka jabatan kedua perwira Polri ini seharusnya dapat dinilai kembali oleh Kapolri. Kenapa saya tegas menyampaikan hal ini, karena perbuatan tersebut telah bersifat anti kritik dan anti demokrasi yang tengah dijunjung tinggi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai Negara Hukum dan Negara Demokrasi terbesar keempat di Dunia saat ini. Ungkapnya













