Papua Tengah- Transisinews.com. Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinissy menyatakan mengutuk keras tindakan kekerasan berbentuk penganiayaan hingga mengakibatkan saksi korban bernama Oto Sani Tigau wafat dan jenasahnya ditemukan keluarganya di dekat Pos Penjagaan Personil TNI Rajawali Habema, Kampung Mambo, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.
Menurut laporan kontak person LP3BH Manokwari di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya bahwa diduga keras korban Tigau (20) mengalami tindakan kekerasan hingga merenggang nyawanya akibat kejahatan pembunuhan atau penganiyaan berat di luar prosedur hukum (extra judicial killing) yang diduga keras pelakunya adalah oknum aparat TNI.” Ucap Warunussy kepada Awak media
Peristiwa ini rupanya merupakan keberulangan dari peristiwa yang dialami Gembala Elianus Agimbau (29) pada Selasa (30/6). Serta peristiwa yang juga dialami 2 (dua) orang pemuda lain yaitu Daud Hagismijau dan Kiko Hagismijau pada Senin (29/6). Para korban diduga keras adalah korban kejahatan terhadap kemanusiaan (crime against humanity) yang melibatkan oknum aparat TNI selaku pelakunya.













