Selanjutnya, adanya ruang partisipasi politik masyarakat, kepedulian masyarakat, agar proses Pemilihan berjalan secara jujur dan adil. Pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pemilihan, sama pentingnya dengan upaya memperdalam proses demokrasi.
Lalu, dengan adanya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilihan maka diharapkan dapat menghasilkan Pemilihan yang demokratis baik dari proses maupun hasilnya.
“Pelibatan masyarakat akan meminimalisir konflik atas kepercayaan terhadap integritas proses dan hasil Pemilihan, dan akan semakin meningkatkan legitimasi kepemimpinan politik di negara yang demokratis,” ujarnya.
Sementara, Ketua Bawaslu Bojonegoro Handoko SHW menjelaskan jika Bawaslu Bojonegoro berkomitmen akan berkerjasama dengan lintas institusi agar Pilkada serantak 2024 ini dapat terasa riang gembira.
Hal itu sebagai upaya menciptakan demokrasi yang berkualitas “menjadi efort kita bersama untuk mewujutkannya,” ujar Handoko.
Kemudian, menurutnya keberagaman menjadi kekuatan mewujutkan Pilkada yang inklusif, ” berbicara inklusifitas tentunya tidak boleh ada yang tertinggal (no one left behind),” tambahnya.
Ia menegaskan Bawaslu Bojonegoro memastikan upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak bagi semua orang.
” Kedepan saya harap ada MoU sebagai wujud mengakomodasi bagi kawan kawan perempuan, sehingga berkontribusi secara penuh agar tercipta Pilkada yang iklusif bagi semua,” harapnya.
Lalu, Bawaslu sendiri telah mengakomodir lebih dari 40% SDM perempuan di lembaga ini.













