BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro mulai mematangkan rencana transformasi Pasar Kota Bojonegoro menjadi pusat perbelanjaan modern.
Sekretaris Daerah Bojonegoro, Edi Susanto, menjelaskan desain pasar kota merupakan hasil diskusi bersama Bupati Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah dan lintas OPD yang kini mulai disosialisasikan kepada para pedagang. Salah satu perubahan signifikan dari rencana awal adalah penambahan fasilitas eskalator atau tangga berjalan untuk memudahkan akses pengunjung ke lantai atas.
“Desain baru ini mengakomodasi masukan yang ada. Jika awalnya hanya tangga biasa, kini akan disiapkan eskalator agar pasar lebih representatif dan nyaman,” jelasnya.
Info menarik, Pasar Kota Bojonegoro direncanakan menjadi pasar tradisional pertama di Indonesia yang terkoneksi langsung dengan ikon kota yakni pasar, Alun-alun Bojonegoro serta Taman Bengawan Solo (TBS).
Dengan luas lahan mencapai 18.236 meter persegi, pembangunan ini tidak hanya fokus pada bangunan fisik, tetapi juga menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 4.633 meter persegi. Lantai tiga pasar bahkan diproyeksikan memiliki pemandangan langsung (view) ke arah Sungai Bengawan Solo, menambah nilai estetika bagi pengunjung.













