SAMPANG||TRANSISINEWS-Ibu Naimah, seorang lansia berusia 60 tahun, tinggal sendirian di rumah sederhana yang berdinding bambu dan beratapkan seng di Kampung Gudur Dusun Monduh Desa Kara Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.
Rumahnya yang sederhana tidak hanya menggambarkan keadaan ekonominya yang terbatas, tetapi juga menunjukkan kurangnya akses terhadap fasilitas dasar yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara.
Fasilitas dasar seperti listrik dan sanitasi yang layak tidak tersedia di rumah Ibu Naimah. Sehingga terpaksa menggunakan lampu dari sambungan listrik tetangganya, sementara untuk kebutuhan sanitasi, ia menggunakan kayu yang ditancapkan ke tanah dan ditutupi dengan kain seadanya sebagai pengganti kamar mandi.
Kondisi ini tentu saja sangat tidak layak dan berpotensi membahayakan kesehatannya.
Ibu Naimah memiliki tiga orang anak yang telah menikah dan hidup terpisah darinya. Dua orang anaknya tinggal di Jawa, tepatnya di Jember dan Probolinggo.
Sayangnya, sejak suaminya meninggal dunia dan sebelumnya merantau ke Malaysia sekitar tiga tahun yang lalu, ia tidak pernah mengirimkan uang kepada Ibu Naimah.
Ibu Naimah mengungkapkan keadaannya dengan berderai air mata dan menahan pilunya masa tua.
“Saya disini hidup sendirian Mas,” ungkapnya dengan suara yang lirih kepada awak media Transisinews.com, Jum’at (10/10/2025).













